Oriflame Nature Secret Wheat & Coconut Shampoo

Monday, June 22, 2015

Ada nggak yang rambutnya sama kayak aku? Rambutku ini di bagian pangkalnya itu berminyak, tapi helainya kering. Apalagi helai rambutku besar besar. Jadi kalau dipegang itu, kasar banget. Di aturnya juga jadi susah, di catok/di blow cuma mempan beberapa menit terus jadi jeprak lagi.

Kebetulan aku lagi lihat-lihat katalog oriflame, dan aku lihat ada shampoo dari seri natural secrets yang untuk rambut kering dan rusak. Yaaa apa salahnya lah dicoba.

Aku sengaja beli shampoo-nya aja. Pikirku kalau cocok, next purchase beli sekalian sama conditionernya. Soalnya rambutku ini rada2 sensi sama conditioner. Aku jarang pakai condiitoner kalo gak bener-bener cocok sama shampoonya dulu (contohnya herbal essences). Daripada nggak terpakai kan ya? 





Keliatannya aja gede ya... tapi isinya cuma 250ml. Kemasannya tinggi ramping soalnya, jadi sekilas terlihat besar. Tapi aku suka loh sama kemasannya. Lively banget. Ijo ijo seger, jadi pas di pajang di kamar mandi beda sama shampoo lainnya yang kemasannya hitam semua.


Tutupnya flip, entahlah aku kurang seneng sih sebenernya sama tutup yang modelan begitu. Gampang patah soalnya. Aku lebih suka yang tutup kayak punya tresemme.


Kalau lihat dari luar, kayak gel. Tapi begitu di tuangkan di telapak tangan, nggak se-gel itu, sama aja kayak shampo lainnya tapi nggak terlalu cair juga. Pas lah menurutku. Soalnya beberapa shampoo terlalu ruiny, jadi waktu perpindahan dari telapak tangan ke rambut, suka tumpah kemana-mana kan mubazir jadinya.


Aku kalau keramasan itu cuma 1x, nggak 2x (shampooan terus bilas, terus di shampooin lagi). Tapi entah kenapa, aku harus 2x keramas waktu pakai shampoo ini. Bukan licin banget, tapi rambutku masih terasa lengket & lepek di keramasan pertama. Jadi aku bilas terus keramas lagi.

Busanya nggak banyak. Mungkin untuk beberapa orang ini bagus, karena katanya lebih alami dan kandungan SLS nya ga terlalu banyak. Yaaa tapi aku lebih suka yang berbusa sih.... Gimana dong...

Dan setelah keramas, I don't get that silky smooth feeling at all. Pemilik rambut kering pasti ngerti kan, maunya rambut setelah keramas itu lembut berkibar syalala? Nah, aku sukanya kayak gitu... Selera orang beda-beda lah ya.

Aromanya... well, kalau dijabarin itu ya agak-agak wangi kelapa tapi nggak kelapa banget (?) malah pusing aku nyiumnya. Kalo aku keluar dari kamar mandi habis keramasan pakai ini, ibuku bilang "Mbak kok rambutmu bau penguk sih? Kamu keramasan apa?"

Tapi untungnya setelah kering, wanginya nggak separah itu. Harum manis-manis gimana gitu, tapi samar. Dan aromanya juga nggak bertahan lama di rambutku. Besoknya rambutku udah nggak wangi lagi.

Aku masih pakai shampoo ini sih, udah tinggal sedikit dan nggak ada perubahan sama sekali. Rambutku tetep aja jeprak kemana-mana. Untungnya, shampoo ini nggak bikin rambutku rontok  parah kayak shampoo yang aku pakai sebelumnya. Ya tetep rontok, tapi wajar.


Kesimpulan:
+ Packaging Bagus
+ Nggak terlalu cair
- Wangi nggak bertahan lama
- Busa sedikit
- Nggak ada sensasi lembut setelah keramas


Mungkin ada yang udah pernah cobain juga? Komen ya... Jangan-jangan cuma aku aja yang bete sama shampoo ini >,<




4 comments:

  1. belum pernah cobain shampoo iniii dyt.. jadi kayaknya bakal lanjut coba conditioner nya ato coba merk lain nih?
    thanks for sharing ^^

    ReplyDelete
    Replies
    1. coba merek lain aja kayaknya... nggak seneng wanginya hehe xD

      Delete
  2. Ealah..., padahal aku hampir tertarik dengan ini.. rupanya nggak ngaruh yaaa

    ReplyDelete
  3. Kaka makasi reviewnya.. aku ijin share yaa..
    Aku pribadi pakai ini, kondi nya tp hehehe..
    Samponya pakai yg burdock..
    Krn rmbutku lepek berminyak di akar, dan kering di ujungnya..

    Biasanya aku pakai sampo fokus di kulit kepala.. sisanya, dr kuping ke ujung, pakai kondi :)

    ReplyDelete