SKII Facial Treatment Mask

Sunday, January 31, 2016

Follow my blog with Bloglovin
Kayaknya ini bukan review sih, tapi first impression. Buat lihat hasilnya kan harus pemakaian yang continue, sedangkan aku cuma punya satu doang. Jadi ya... first impression aja lah ya judulnya.


Sebelumnya aku nggak pernah pakai produk dari SK-II. Awalnya karena aku merasa SK-II itu skincare buat ibu-ibu. Dan aku belum jadi ibu-ibu. Terus aku lihat banyak yang seumuran aku udah jadi ibu-ibu. Jadi, sebenernya aku ini harusnya ibu-ibu juga? Cry. 

Begitu sadar aku sudah masuk usia butuh "skincare ibu-ibu", pas lirik harganya, langsung pengen garuk-garuk padahal nggak gatal. Harganya aku masih belum mampu deh buat jadiin dia ini main skincare ku. 


Eh jujur aja ya, pertamanya ini aku kirain masker model bubukan gitu. Aku mikir wah asik nih bisa dipakai dikit-dikit. Tapi ternyata ini mask sheet alias masker yang berbentuk tisu. Yang sekali pakai buang. 

Nangis adek bang, begitu tau harga satu mask sheet ini 100k++ . Yep, satu biji ini doang. Aku langsung menaruh harapan tinggi sama masker ini. Semoga begitu habis maskeran, mukaku langsung plump or something yang langsung terasa efeknya.


Meskipun aku nggak terlalu demen masker model begini, bukan berarti aku nggak pernah coba juga. Aku pernah juga coba beberapa mask sheet merek lain yang harganya 10-20ribuan semacam nuface, ovale, dkk itu. 

Terasa banget ternyata bedanya masker 20ribuan sama 100ribuan sejak pertama aku buka packagingnya dan pegang mask sheetnya:
  • Sheet-nya SK-II ini tebel banget bok. Enak nggak khawatir gampang sobek waktu kamu unfolding maskernya buat ditemplokin ke muka.
  • Essensenya banyak! Saking banyaknya, udah puas aku oles-olesin ke leherku, ibuku juga ikutan minta sisa essense-nya buat dipijat-pijat ke muka & lehernya.



Cara pakainya super gampang dan praktis. Tempelin di muka yang udah bersih, tunggu 15-20 menitan, terus udah deh copot maskernya. 

Aroma maskernya agak-agak kecut tapi nggak menyengat dan nggak mengganggu sih. Essense-nya menurutku bikin mukaku terasa agak lengket, jadi aku langsung bilas begitu selesai pakai masker. 


Efek setelah pakai masker ini mukaku beneran rasanya plump, halus, dan entah ini sugesti atau enggak mukaku terlihat lebih cerah. Oh ya, aku pakai masker ini sebelum aku makeupan sih. Dan bikin makeupku lebih nempel, lebih rata gitu & tahan lama.

Menurutku masker ini beneran bagus banget. Sesuai harga. Cuma aku kayaknya nggak belain banget sih buat beli masker dengan harga segitu, untuk sekali pakai. Cry selamanya. 

Tapi sesekali dalam kehidupan nggak apa-apa lah ya nyobain masker kayak gini. Mungkin someday kalo aku mau manggung atau mau nikah, aku bakal perawatan pake masker ini sebelum makeupan secara bikin makeup bagus banget. wkwk

Oh iya, karena banyak juga yang nanya "Kak beli makeup online yang trusted dimana?" Kamu bisa belanja di Sociolla. Sociolla adalah online shop yang menyediakan semua kebutuhan kecantikanmu mulai dari makeup, skincare, hair care, beauty tools, fragrance, dan semuanya aman (sudah ada BPOM) dan bisa dijamin keaslian mereknya.

Dan kamu bisa dapat potongan harga 50.000 dengan mencantumkan voucher code-ku "ADITAYANTI50" waktu check out. Lumayan banget kan


Cowstyle Bouncia Body Soap

Friday, January 29, 2016

Halo, udah mandi?

Kalau sebelumnya aku review sabun Cowstyle yang Milky Body Soap, sekarang aku mau review produk Cowstyle lagi. Yea... sudah jelas kenapa aku mau review yang ini juga. Karena selama ini aku cocok banget sama produk-produk Cowstyle.

Yang kali ini mau aku review yaitu Cowstyle Bouncia Body Soap. Yeshh.. another body soap, yang datang tepat setelah 1 botol Milky Body Wash-ku habis. Thanks to Kawaii Beauty Japan :*



Sama kayak milky body soap, Bouncia ini packagingnya bulky. Super gede, yang mana menurutku ekonomis banget karena isinya pasti banyak, dan habisnya juga lama. Tapi tentu saja nggak travel friendly.

Tutupnya model pump, sangat praktis daripada kamu harus cetak cetek buka tutup dan pencet-pencet botolnya.


Berbeda dengan Milky Body Soap yang memiliki beberapa varian aroma, Bouncia cuma punya satu jenis aja, yaitu aroma bunga.

Aroma bunganya bikin pusing nggak kayak bunga dekorasi nikahan mantan? Not at all! Aroma bunganya lembut dan fresh banget. Bikin betah.

Yang bikin mandi kamu semakin enak adalah... foam Bouncia yang melimpah, lembut, bouncy kayak whipped cream. Foam yang lembut ini menjadi bantalan yang melindungi kulit kita dari gesekan. Selain itu, mandi dengan foam dapat membantu menjaga keindahan kulit.

Sabun ini cocok juga buat yang punya kulit kering kayak aku. Karena mengandung hyaluronic acid, collagen, dan milk butter yang menjaga kelembutan dan kelembaban alami kulit. Dan juga mengandung icoric-derived dipotassium glycyrrhizate yang menggantikan sel-sel kulit mati,

Seriusan deh enak. Rasanya betah banget mandi, sampe pengen ngeluarin album kompilasi karaoke kamar mandi.

Nah, kalau nggak punya shower puff kira-kira bisa nggak bikin foam yang melimpah? Bisa kok. Soalnya aku juga nggak pakai shower puff. Aku lebih suka pakai tangan aja, karena kulitku lumayan sensitif.

Gini nih cara bikin busa tanpa shower puff:


Efeknya setelah mandi... kulitku samasekali nggak terasa kering. Rasanya fresh, lembut, dan nggak kesat. Pokoknya keluar dari kamar mandi langsung syalala rasanya.

Kamu harus coba deh, sensasi mandi busa ala princess ini.

Harga:
Sekitar 80.000+

Beli di:
Hypermart, Grand Lucky, Yogya Super, Papaya, AEON, Century, Guardian, Ranch Market, Food Mart, Watson.
Online:


http://www.cow-style.co.id/


Redkank Premium Imune Booster

Monday, January 25, 2016

Kalau di post sebelumnya aku ngebahas soal skincare Redkank, nah di post ini aku bakal bahas soal Imune Boosternya.

Ngomong-ngomong soal Redkank, kemarin aku sudah bilang kan kalau Redkank ini produk herbal dan tanpa bahan pengawet? Awalnya produk Redkank ini produk racikan yang nggak dikomersilkan. Tapi karena banyaknya orang yang terbantu dengan produk ini, akhirnya permintaan akan produk ini meningkat pesat. Sehingga produk ini dikomersilkan untuk ketersediaan bahan baku.


Redkank Premium Imune Booster
IDR 350.000
isi 30 kapsul

Khasiat dari imune booster ini adalah untuk memelihara kesehatan penderita kanker, dan untuk menjaga kebugaran tubuh. Ini semacam memperbaiki hormon gitu lah.

Dosis penggunaan:
  • Untuk keluhan parah 4 x 2 kapsul
  • Untuk keluhan berat  3 x 2 kapsul
  • Untuk keluhan sedang 2 x 2 kapsul
  • Untuk keluhan ringan 1 x 2 kapsul
  • Untuk perawatan/kebugaran 1 x 2 kapsul
*artinya 4 x 2 kapsul : minum 4x sehari, dosis 2 kapsul sekali minum.

Untuk efek sampingnya, sebenernya nggak ada efek samping yang berbahaya. Tapi perlu diperhatikan bahwa:
  • Pada awal penggunaan obat mungkin akan muncul rasa kembung atau diare.
  • Secara teoritis dapat menyebabkan keguguran pada kehamilan dibawah 3 bulan
  • Bisa menurunkan tensi darah, jadi untuk yang memiliki hipotensi (darah rendah) dapat mengkonsumsi obat ini separuh dosis normal dengan frekuensi yang ditingkatkan.



Sebelum mengkonsumsi ini, aku nggak merasa kalau sakit atau ada keluhan. Jadi aku konsumsi 1x2 kapsul sehabis makan. 

Rasanya gimana? Biasa aja sih, orang dikapsulin gitu. Di mulutku nggak terasa pahit atau terasa jamu-jamuan. Ya normal aja.

Begitu aku mengkonsumsi obat ini, di seminggu pertama aku nggak merasakan kembung atau diare. Tapi aku merasakan sakit di bagian perut bawah, kayak kram kalau lagi mens. Nah, dari situ aku baru sadar kalau oh iya ya... aku punya masalah mens yang nggak teratur, terus kalau mens itu kramnya nggak karuan sampe kadang nggak bisa bangun.

Di minggu ke 2, aku mens. Biasanya di hari pertama sampai ke 3, aku kram sampe gulung-gulung. Tapi ini aku nggak merasakan sakit. Juga darah yang keluar nggak banyak menggumpal kayak biasanya. Lancar aja gitu. Terbahagia lah pokoknya. Jarang-jarang aku hari pertama mens bisa aktivitas. 


Efek lain yang aku rasakan adalah, aku jadi nggak cepat lapar

Nggak tau deh ini kenapa. Biasanya aku susah stop ngemil. Mana porsi makan juga tetep banyak. Selama aku konsumsi imune booster ini, nafsu ngemilku teratasi. Ya ngemil, tapi nggak sebanyak biasanya. Kalau biasanya sehari habis 3 bungkus snack, ini aku cuma habis 1. Aku makan porsi normal juga.

Kalau biasanya malem-malem aku craving for Indomie soalnya suka laper diatas jam 9, selama konsumsi obat ini aku nggak liar lagi. Ya gimana orang jam 10 aku udah capek, terus tidur. Oh ya, siklus tidurku juga jadi membaik. Karena memang obat ini ternyata bisa mengatasi masalah insomnia.

Kayaknya ini obat bagus buat yang lagi diet deh hahaha... *menyimpulkan sendiri*

Ya udah gitu sih yang aku rasakan selama mengkonsumsi Redkank premium Imune booster. Efek di setiap orang berbeda-beda ya! Tapi kalau kamu tertarik buat coba produk ini atau kamu rekomendasikan ke teman/keluarga kamu yang punya masalah kesehatan, kamu bisa cek dan konsultasi langsung ke:


Gedung Amanyak
Jl. Pluit Selatan Raya, Jakut
info@redkank.com
(021) 666 755 65

Redkank Skincare Herbal

Wednesday, January 20, 2016

Kalau kamu tau aku, aku memang jarang pakai produk-produk kimiawi kayak masker, krim jerawat, dll buat ngatasi masalah kulitku. Biasanya aku memang lebih suka ngublek sendiri di dapur. Aku merasa kalau pakai produk dapuran, efeknya lebih nampol gitu lah.

Nah, Redkank ini kayaknya brand pertama yang aku tau memproduksi skincare herbal. Skincare herbal? Semacam krim temulawak yang anu itu? Bukan... ini herbal beneran. Terbuat dari bahan-bahan alami. 


Kalau kamu belum tau soal Redkank, sini aku jelasin sebentar latar belakang brand ini. Eh aku copas ding dari websitenya.

Pada tahun 1997, anak Dr. Aggi Tjte Tje terkena kanker parotis. Dr. Aggi Tjte Tje kemudian membawa anaknya tersebut ke salah satu rumah sakit pusat kanker indonesia yang ada di Jakarta. pihak rumah sakit merekomendasikan dilakukan operasi untuk membuang kanker. Dr. Aggi lalu meminta second opinion ke Rumah Sakit Singapore dan Beijing tumor hospital, Tiongkok. Kedua tempat ini merekomendasikan tambahan bahwa kalenjar liur yang sebagai pertahanan kepala dibuang dan bahkan ditambah urat yang ada di leher di buang. Pihak rumah sakit juga mengatakan tidak ada jaminan kesembuhan. Karena merasa pengobatan menjadi beresiko dan tidak ada jaminan kesembuhan, Dr. Aggi T. Memilih pengobatan tradisional yang dia racik. Setelah satu tahun pengobatan berjalan, kanker tersebut hilang sehingga semua keluarga menjadi sangat senang.
Untuk mengetahui khasiat dan pembuktian bahwa obat ini aman, akhirnya obat di uji di laboratorium uji, Tiongkok. Ternyata obat ini lebih manjur daripada tulang rawan ikan hiu (Shark cartilage) yang telah menjadi primadona sebagai obat kanker/tumor di negara-negara barat. Di samping itu, lewat uji toksisitas, obat ini aman untuk di konsumsi.
Ketika Obat Herbal Red Kank Bermanfaat Untuk Orang Lain Akhirnya, obat herbal Red Kank mendapatkan nomor registrasi dari dinas kesehatan pada tahun 2000. Pada waktu itu, obat masih berbentuk serbuk dan sangat pahit sehingga banyak orang-orang yang pengobatannya gagal karena menghentikan konsumsi obat akibat tidak tahan dengan rasa pahitnya. Akhirnya, dibuatlah Obat herbal Red Kank dalam bentuk kapsul untuk memudahkan dan lebih praktis. 
Selengkapnya, kamu bisa baca sendiri deh di website Redkank.

Sekitar bulan lalu, aku dapat beberapa produk dari Redkank. Satu bulan itu waktu yang cukup lah ya buat belajar mencintaiku nyobain skincare dan lihat resultnya. Maka hari ini, aku mau review satu persatu produknya.

Post ini bakal rada panjang, jadi kencangkan sabuk pengaman, jangan lupa bawa cemilan.

Perlu aku tegaskan, kalau pada dasarnya skincare ini cocok cocokan ya. Efek dan hasil di setiap orang itu berbeda. Oke? Kiss.


Red Kank Xi Lian (Facial Wash)
100ml
IDR 150.000


Packagingnya terbuat dari kaca. Mulut botolnya model pump gitu, jadi kamu nggak perlu susah squeeze botolnya. Karena packagingnya dari kaca, aku jadi rada was-was. Aku ini super sembrono. Semua botol di kamar mandi sudah sering aku jatuhin. Jadi, aku ekstra hati-hati meletakkan facial wash ini. 

Khasiat dari facial wash ini adalah membantu membersihkan dan menjaga kesehatan kulit wajah. 

Cara pakainya sama aja sih kayak facial wash pada umumnya. Basahi wajah & leher, apply produk, buat hasil lebih optimal tunggu 3 menit lalu bilas dengan air bersih. Tapi karena aku nggak sabaran, aku pijat-pijat aja di muka terus langsung bilas, nggak nunggu 3 menit.


Teksturnya kental, malah kayak cream sih menurutku. Dan nggak ngeluarin busa banyak. Tapi waktu diaplikasikan terus di bilas, nggak licin di muka. Muka terasa lembab dan lebih halus. Aromanya itu kayak.... minyak tawon. Wangi sereh gitu. Herbal banget lah pokoknya.

Karena produk ini herbal dan tanpa bahan pengawet, aku simpan facial wash ini di lemari es. Jadi setiap aku pakai itu, rasanya adem banget. Melek dah langsungan. 


Red Kank Masker
30gr
IDR 125.000


Ini adalah produk Redkank yang jadi favoritku. Ini cocok buanget lah buat kulit yang berminyak kayak aku ini.

Klaimnya masker ini punya banyak khasiat yaitu:
  • Obat alergi
  • Meratakan bopeng
  • Mengencangkan kulit
  • Melenyapkan minyak berlebih
  • Menghaluskan kulit
  • Menciutkan pori
  • Menghilangkan & mencegah jerawat
  • Melenyapkan & mencegah flek hitam
  • Mencerahkan kulit & cegah hyperpigmentasi
  • Mencegah keriput & penuaan dini 



Masker ini bentuknya bubuk. Dan seriusan ini full banget sampe meluap. Pas aku buka, yaampun sampe hampir tumpah.

Cara pakainya, ambil masker secukupnya (1 sdm aja udah cukup banget) terus larutkan dengan beberapa tetes air sampai mengental, habis itu olesin deh ke seluruh wajah. Karena kuas maskerku entah lagi piknik kemana, aku olesin pake jari aja.


Tekstur masker ini halus banget kayak bedak. Waktu dilarutkan pakai air, kentalnya kayak slime gitu. Licin-licin nganu. Jadi gampang diaplikasikan ke muka. Setelah kering, aku bilas pakai air biasa. Cepet juga bersihnya sih. 

Terus ya, aku pernah iseng kan ngelupas maskernya. Eh bisa dong. Dan minyak di mukaku kayak nempel gitu di maskernya. Whoa... senang. Tapi yaaa... bikin kotor dimana-mana sih, karena ngelupasnya nggak bisa sempurna dan jadinya pecah-pecah kayak rontokan cat tembok. Jadi aku lebih memilih buat langsung bilas pakai air, karena aku malas bersihin rontokan masker.

Hasilnya di mukaku? Minyak di wajah berkurang, dan terasa bersih banget. Seriusan. You should try!


Red Kank Krim Muka
15gr
IDR 200.000


Krim muka ini bisa dipakai sebagai krim pagi, atau krim malam. Tapi produk ini nggak bisa dipakai berbarengan dengan skincare lain. Jadi, khusus untuk nyobain krim muka ini, aku stop semua produk skincareku termasuk moisturizer.

Packagingnya ini bagus loh. Terbuat dari kaca juga. Dan karena sekali lagi ini produk herbal tanpa bahan pengawet, krim ini rawan berjamur. Jadi harus diletakkan di lemari es. Memang agak ribet sih, tapi begitu keluar dari lemari es dan dioles ke muka... nyessss.. adem.


Teksturnya creamy tentu saja. Gampang di baur dan cepet meresapnya di kulit. 

Warnanya coklat kekuningan. Wanginya obat tradisional banget. Aku kurang suka sih sama wanginya, soalnya itu aromanya bakal stay di muka nggak ilang-ilang sampai kamu bilas muka. Yaudah bayangin aja kamu kesana kemari nyium obat herbal :))

Jujur aja, aku nggak cocok sama krim ini. Karena, aku jadi bruntusan. Setelah itu aku stop penggunaan selama beberapa hari, bruntusanku berkurang. Terus aku pakai lagi, malah muncul jerawat besar-besar. Oke, enough.



Red Kank Sabun
80gr
IDR 150.000


Ini sabun herbal terenak dan terngefek di kulitku sepanjang sejarah hidupku! OMG ini penolong banget seriusan.

Khasiat sabun ini adalah untuk memelihara kesehatan kulit dan mengurangi gatal-gatal pada kulit.

Kalau kamu bacain blogku, kamu pasti tau kalau aku punya masalah kulit badan yang very dry, sensitif, gampang gatal, gampang luka. Semenjak aku pakai sabun ini, seriusan aku nggak ngerasain lagi yang namanya gatal. Meskipun pakai celana pendek, meskipun kulitku bersentuhan dengan benda-benda selain bajuku sendiri, aku nggak gatal-gatal.

Dan sabun ini juga ngefek banget di kulitku, memudarkan bekas luka!


Kamu bisa lihat di foto yang atas, ada luka di kulitku. Dan yang bawah, setelah 1 bulan pemakaian, ternyata bekas lukanya hilang! Nggak bener-bener hilang sih, tapi memudar banget sampe tipis & hampir nggak keliatan bekas lukanya.

Oh ya, sabun ini nggak memutihkan ya. Perbedaan warna kulit di foto itu karena beda pencahayaan aja. 

Aroma sabun ini enak sih menurutku. Rrrr... oke, masih wangi sereh sih. Tapi enak kok. Karena sabun ini juga nggak pakai pengawet, aku takut sabun ini jamuran kalau nggak cepat habis. Jadi aku potong-potong jadi 4. Aku bawa 1 potongannya ke kamar mandi, sisanya aku simpan di lemari es.

============

Oke deh, selesai juga. Oh, masih ada 1 lagi sih, Redkank Imune Booster. Tapi bakal aku taroh di post yang berbeda. Sabar yak. Jangan marah :*


Gedung Amanyak
Jl. Pluit Selatan Raya, Jakut
info@redkank.com
(021) 666 755 65

Pixy Bold To Last Gel Eyeliner - Black

Wednesday, January 13, 2016

Halo,

Ngomong-ngomong soal eyeliner, menurutmu eyeliner yang paling gampang diaplikasikan itu yang mana? Soal paling gampang lho ya, bukan paling cepet. Kalau menurutku sih, gel eyeliner. Kenapa? Soalnya resiko kecelakaan eyeliner mbleber sampe masuk bola mata kayak eyeliner cair itu sangat kecil.

Nah, di post ini aku mau review Pixy Bold To Last Gel Eyeliner. Karena... karena kayaknya aku belum pernah post soal gel eyeliner ya? Ya nggak sih?

Eh tapi seriusan aku lupa ini beli dimana. Harganya juga kalo nggak salah sekitaran 35ribuan. 


Ngomongin soal packaging, nggak ada yang spesial sih. Banyak juga merk lain yang packagingnya kayak gini, cuma beda cap sama kardus luarnya. Sedangkan kardusnya ini entahlah raib kemana.... maafkan.

Packagingnya dari plastik, dan ada kuasnya juga nempel di bagian tutupnya. Mungil, dan praktis banget kalau kamu bawa travelling, karena kamu nggak perlu bawa kuas lagi.

Tapi kamu harus langsung bersihin kuasnya setelah pemakaian. Soalnya kalo enggak, kuasnya bakal mengeras dan jadi lebih susah buat mengaplikasikan eyeliner. Bersihinnya di lap aja pakai kapas yang udah dibasahi makeup remover.



Tekstur eyeliner ini creamy, gampang dicoleknya, warnanya hitam pekat, dan hasilnya matte. Tapi waktu aplikasikan ke mata, perlu beberapa kali ulasan. Soalnya sekali tarik garis nggak cukup buat bikin eyeliner terlihat bold. Malah kayak.... pernah nggak sih pakai spidol yang mau habis? Nah ya kayak gitu kalo kamu cuma tarik segaris doang. Awalnya bold, lama2 mampet.


Eyeliner ini kalau baru di aplikasikan terus kamu gosok, dia bakal smudge. Tapi sekalinya nge-set, beneran deh ini eyeliner smudgeproof. 

Kamu bisa lihat foto di atas, yang sebelah kiri itu ketika udah nge-set. Dan yang sebelah kanan, itu aku gosok kuat-kuat, nggak geser. EH kecuali yang atas itu kegeser gara-gara ternyata masih agak basah.

Di foto bawah, aku siram air, terus aku gosok kuat-kuat. Terbukti kalau eyeliner ini memang waterproof dan smudgeproof.


Sayangnya nggak oilyproof. Kelopak mataku oily, dan dalam beberapa jam, eyelinerku bisa nempel gitu di crease. Tapi sebenernya lumayan awet kok di aku.


Overall, aku suka kok sama eyeliner ini. Terutama kalau buat waterline, karena di aku sih nggak mbleber kemana-mana karena memang smudgeproof dan waterproof. Jadi meskipun mata agak berair, eyelinernya nggak buyar. Selama nggak dikucek-kucek aja sih nggak bakal bikin mata panda.

Buat ukuran harga segini, eyeliner ini oke banget. Patut dicoba.


Kesimpulan

  • Waterproof
  • Smudgeproof
  • Tekstur creamy
  • Matte finish
  • Warna hitam pekat
  • Include brush
  • Travel friendly
Cons:
nggak oilyproof

Harga:
Sekitar IDR 35.000-an


Eh btw aku senang loh kamu kamu udah pada baiiiikkk banget mau subscribe youtube channel aku. Sekarang udah 1000 subcribers! Horeee... entah kenapa aku seneng buanget. Maap yak norak :))

200k Makeup Challenge!

Sunday, January 3, 2016

Beberapa waktu yang lalu ada yang kasih masukan ke aku buat ngelakuin 200k makeup challenge alias belanja makeup dengan budget maksimal 200 ribu rupiah.


Sebenernya challenge ini ada buat apa sih? Aku kurang ngerti juga awalnya gimana. Tapi kalau buat aku, 200k makeup challenge ini buat membuktikan bahwa sebenernya banyak loh kosmetik dengan harga murah, merknya jelas dan bisa dipertanggungjawabkan daripada kamu maksa beli kosmetik KW-an dengan dalih harganya murah.

Itu menurutku sih, nggak nurut ya nggak apa-apa

Nah, di challenge ini aku menetapkan beberapa rules, diantaranya:
  • Bukan produk KW/replika
  • Bukan termasuk jajaran kosmetik tanpa nomor registrasi BPOM
  • 200k itu sudah termasuk alat makeup (sponge/kuas)
  • Menggunakan brand yang gampang ditemui
  • Sebisa mungkin nggak random (cuma karena murah or something) biar produknya beneran terpakai buat sehari-hari.
Oke, deal ya?

Jadi buat mendapatkan produk-produk yang aku butuhkan, aku perlu beberapa hari. Karena aku nggak bener-bener niat yang nyediain satu harian penuh buat hunting makeup. Ya sambil jalan aja sih. Ini juga aku belinya di tempat yang terpisah-pisah kok. Pas nemu, langsung ambil terus bayar. Ya iyalah, kalo langsung lari nyopet namanya. 

Ini beberapa hasil jarahanku:

1. Mustika Puteri Silky White BB Cream (IDR 26.500, beli di Giant)

Aku milih BB cream karena.... hmmm karena apa ya? Soalnya ini kayaknya produk baru deh. Aku kepingin coba. Dan harganya juga murmer. Pikirku daripada aku mumet cari foundation, ya udah BB cream ini aja lah sekalian nyoba. Lagipula untuk pemakaian sehari-hari BB cream lebih ringan daripada foundation.

Kalau sebelumnya aku suka menghindari BB cream karena pilihan shade nya selalu terlalu terang buat aku, ternyata nggak terjadi di BB cream ini. Aku pilih shade beige, udah kayak pasrah gitu kalo misal terlalu putih. Eh tapi enggak dong, warnanya bisa nyatu gitu sama kulitku yang medium-tan.



2. Marina Smooth & Glow UV Compact Powder
 (IDR 14.300)

Mukaku berminyak, kalo BB cream doang kayaknya kurang nge-set di muka. Jadi, aku beli compact powder ini buat nambahin coverage (karena aku lagi banyak jerawat) sekalian nge-set BB cream biar nggak cepat minyakan.

Pertimbangan beli compact powder ini soalnya udah include kaca & aplikator, jadi praktis kan buat touch up dimana-mana. Dan bener aja, puffnya lembuuuuut banget.



3. Just Miss Eyebrow Pencil
 (IDR 6.000, beli di Stroberi)

Oke, ini aku selalu ingkar buat ngereview. Ya gimana yaaaa... ini pensil alis ter yahud sepanjang masa hidupku. Selain itu sudah include rautan di capnya, dan brush buat ngeblend.




4. Just Miss Liquid Eyeliner 
(IDR 25.000, beli di Stroberi)

Ini aku beli karena aku penasaran liquid eyelinernya Just Miss ini bagus apa nggak. Sebenernya tergoda buat beli yang My Darling secara lebih murah. Tapi rasa ingin dimiliki penasaran lebih besar, dan lagipula sudah banyak yang pakai My Darling eyeliner buat 200k MUC ini, jadi ya sudah aku beli Just Miss aja.

Ternyata aku cinta sama eyeliner ini. Ujungnya kayak spidol (jenis kuas eyeliner favoritku), dan batangnya juga nggak kepanjangan jadi pas kalau dipegang & stabil. Selain itu warnanya pekat dan matte.



5. Inez Mascara (IDR 45.000, beli di toko Ivana)

Waktu masuk toko, diluar hujan deras. Aku lumayan random di dalam, karena nggak tau mau beli mascara merk apa. Tapi aku melipir di konternya Inez, dan pas waktu lihat mascaranya... Oh ini bisa buat bulu mata bawah nih. Kuasnya nggak gede kayak babon gitu, jadi aku mutusin buat beli.

Oh aku juga sempet terbujuk beli mascara QL, tapi...sudahlah next time.




6. Viva Queen Eyeshadow Trio
 (IDR 27.000, beli di konternya Viva)

Nggak sengaja lewat konternya Viva waktu jalan ke Tunjungan Plaza. aku ngelirik warna ini, dan... SAYA MAU YANG ITU MBAK - immediately. Entahlah kenapa hijaunya aku suka.. Dan ya, eyeshadow ini pigmented & nggak nyerbuk kemana-mana.

Aku sebenernya masih belum tau juga mau bikin makeup look kayak apa. Makanya ngasal aja beli eyeshadow warna hijau. Hhh.. manusia.




7. Red-A Blush On (IDR 20.000, beli di konternya Viva)

Aku ngotot banget beli blush on. Entah kenapa, aku berusaha banget kalo 200k ini harus cukup beli semua makeup tanpa harus double function. Aku beli yang coklat-orange ini karena yg coklatnya bisa dibuat shading.

Blush on ini bershimmer ya saudariku yang dicintai oleh Tuhan. Kalau kamu nggak suka blush on yang terlalu pigmented sampe was was kalau sekali swipe bakal ketebelan, nah blush on ini cocok buat kamu karena warnanya nggak terlalu nampol dalam 1x swipe. 





8. Mustika Ratu Lipstick Warna Favorit L.10 (IDR 21.000, beli di Hypermart)

Sebelumnya aku sudah punya lipstik ini, tapi karena warnanya nggak aku suka, jadi aku kasihkan ke temanku. Tapi coba deh kamu baca reviewnya Olin. It's her fave lipstick! Yap, lipstick ini formulasinya memang bagus.

Tapi jujur aja, aku agak kesusahan lihat pilihan warnanya di hypermart. Karena nggak ada testernya, dan ditaroh di rak paling atas. Aku sampai harus jinjit-jinjit buat ambilin lipstiknya, bukain satu-satu, dan mengira-ngira ini warnanya kalo di colek bakal sama kayak batangnya apa nggak.




9. Bulu Mata Palsu Queen (IDR 4.000, beli di toko Ivana)
10. Lem Bulu Mata Mingcai (IDR 10.000, beli di toko Ivana)

Btw aku sering banget sih pakai bulu mata palsu queen ini. Ban-nya clear, dan tipis. Terasa ringan banget dipakainya. 




Nah, itulah daftar belanjaanku dan totalnya IDR 198.800 
Yaaaayyyy!

Hah, seriusan ya ini bukan masalah nyari produknya yang jadi tantangan. Karena aku juga biasa beli produk yang murmer gitu. Tapi dan lain-lainnya itu yang jadi tantangan. Hahaha... Contohnya aja, aku beli lipstik tapi ketinggalan di hypermart dan hujan deras, jadi aku terpaksa balik lagi buat jemput lipstik.

Aku bikin vlog pas belanjanya, tapi cuma 1/2 perjalanan aja, soalnya 5 produk lainnya sudah aku beli secara terpisah, dan nggak sempat ngevlog. Dan di video ini memang aku khususkan buat belanja produk yang belum terbeli. Memang rada random sih, tapi ya sudahlah....


In real life, suaraku memang kayak petir. Dan kadang kalau ngomong suka kecepetan. Biasanya orang sini komen "sante dit, gak usah mbleyer!" atau bahasa indonesianya "Santai dit, nggak usah nge-gas (kayak ngajak balapan motor)"

Siapkan kuping anda.

Dan.. di video selanjutnya adalah video dimana aku bakal pakai semua hasil belanjaanku, dan ada review tipis-tipis lah... Nonton ya!


Semoga postku yang ini membantu kamu yang cari produk makeup dengan harga super terjangkau. Oh ya, boleh loh request mau aku ngepost/ngevideo apaan ;)