Haul Februari - Maret 2016

Sunday, March 27, 2016

Kadang-kadang aku kesel loh kalo ada yang jelas-jelas aku nulis dan menjelaskan harga dan beli dimana, tapi masih ada aja yang nanya. Keselnya lagi, nanyanya di link share postingan (biasanya aku share di FB, IG, twitter). Itu nggak dibaca apa gimana yak. Nangis nih.

Aku tuh suka banget loh balas-balas komen. Dimanapun deh. Mau di instagram, FB, blog, youtube, dll. Tapi aku akhir-akhir jadi lumayan jahat. Kalau aku merasa itu pertanyaan udah jelas-jelas ada jawabannya, cuma karena dianya males aja jadi nanya lagi, aku ignore. Tapi aku balas komen lainnya kalau perlu yang dibawahnya dia.

Sakit nggak? Sama kok, aku juga sakit udah nulis/ngomong panjang panjang nggak diperhatikan :(

Tapi nggak semua orang aku gituin sih. Aku pilih kasih memang. Aku bakal tetep jawab tapi ke orang yang aku kenal. Tapi jawaban yg nggak menjawab, contohnya "aku tulis lengkap semuanya kok mbak/sis/dek/(nama temen)"

Lah malah curhat.

Yaudah sih ini aku punya post haul, yang nggak aku tulis belinya dimana biar aku bisa balasin semua pertanyaan yang nanya beli dimana :))


Kalian sadar apa nggak kalau aku nggak pernah bikin post haul? Soalnya aku males gitu ingat-ingat perbulan. Dan menahan diri buat nggak cobain produk sebelum difoto itu adalah sebuah hal yang sangatlah menyiksa.

Setelah aku baca post haul beberapa blogger, seru juga ternyata. Dan kayaknya jadi lebih gampang merecord berapa pengeluaran yang sudah aku hamburkan. Aku nggak bisa bilang haul adalah sebuah dosa, karena sejatinya kita nggak mungkin membeli sesuatu tanpa alasan kan? Setidaknya alasannya adalah: pengen coba aja. Hahahahaha. 

Tapi pengen coba aja itu juga nggak random kan? Pengen coba aja juga nggak mungkin aku asal ngambil skincare buat kulit kering padahal kulitku berminyak. Itu sih jelas jelas iseng to the max dan aku yakin nggak ada satupun dari kalian yang begitu.

Di post haul kali ini aku bakal pamerin apa aja yang aku beli dan beberapa freebies yang aku dapat di bulan Februari - Maret 2016.

FREEBIES


Beberapa produk di atas ini adalah freebies alias barang gratisan. Seneng nggak? Ya seneng dong.
  1. Skinlife Facial Foam, ini aku dapat dari Cowstyle gara-gara iseng jawab pertanyaan mereka di facebook page-nya, ternyata dapat hadiah. Alhamdulillah
  2. NYX eye shadow base [review, ini produk freebies affiliation programnya Sociolla.
  3. Misslyn Nail Polish
  4. Misslyn Lipstick, ini akhirnya aku kasihin ke ibuku sih soalnya finishingnya satin aku kurang suka.
  5. Misslyn High Shine Duo Eyeshadow 206 Tinkerbell
Yang 3 produk misslyn itu aku dapat dari Misslyn sebagai goodie bag waktu acara Misslyn Color Therapy beberapa waktu yang lalu. Btw yang eyeshadownya itu gilak cakep banget. Mungkin aku bakal bikin tutorialnya soon. 



EYE PRODUCTS



Misslyn Skin Corrector no 3
ini aku beli sebenernya nggak bermaksud buat jadi skin corrector. Tapi buat jadi eyeliner buat waterline. Soalnya aku nggak pernah nemu eyeliner yang warna kayak gini, dan harganya juga lumayan terjangkau cuma 45.000

Misslyn Concealer no 10,
ini pure impulsive. Aku sebenernya kurang suka sama concealer yang liquid karena aku merasa coveragenya kurang. Tapi ternyata ini lumayan bagus juga. It works well for my under eye circle.

Just Miss Eyeshadow Palette
Aku berencana buat bikin one brand makeup tutorial Just Miss di youtube channelku. Makanya aku beli palette ini karena juga udah include blush on didalamnya. Ternyata eyeshadownya ini gilak pigmented banget, aku pikir bakalan susah dibaur ternyata oke banget.

Wardah Eyeshadow seri A
ini juga aku beli buat one brand makeup tutorial di Youtube channelku.


LIPS



Purbasari Lipstick Color Matte 87 [review]
Ini udah aku review ya. Aku beli juga nggak terencana. Aku lumayan give up sama lipstik ini soalnya susah dicari. Jadi aku nggak tertalu berburu karena aku juga malas repot. Tapi aku akhirnya paham kok kenapa orang-orang pada menggilai lipstik ini.

Wardah Longlasting Lipstick no 10 [review]
Ini juga udah aku review. Meskipun banyak yang membenci lipen ini karena katanya bikin kering, tapi aku super cinta sama lipstik ini bahkan sekarang jadi lipstik daily ku. Warnanya pas banget seperti yang aku impikan, dan formulasinya juga menurutku oke kok.


FACE


Acnes Powder Lotion
Aku agak bingung sih sebenernya sama produk ini. Jadi dia ini dipakainya kayak pelembab, tapi super cair kayak toner. Produk ini jadi favoritku karena seriusan bisa menyerap sebum. Aku nggak rekomen ini buat yang kulitnya kering ya. 

The Body Shop Wonderblur
This one is suppperrr amazing! Harganya juga amazing sih kalo menurutku *cry
Kalau kamu follow snapchatku (id: dytarez) aku pernah bikin mini review & test daya tahan produk ini. Gila banget produk ini aku pakai 8 jam dan mukaku nggak berminyak SAMASEKALI. 



Skinlife Facial Foam
Seperti yang aku bilang tadi kalo ini produk freebies, tapi aku belum nyobain soalnya sabun mukaku belum habis. Ntar kalau udah habis pasti aku pakai dan aku review. Tapi sebelumnya aku pernah cobain skinlife yang bentuknya pump. Entahlah apakah isinya sama aja cuma beda bentukan aja.

Pixy Eye & Lip Makeup Remover
Udah botol ke dua sih ini sebenernya. Ini the best lah pokoknya. Soalnya dia nggak bikin mataku perih kalau lagi bersihin mascara.




Karena aku cocok sama yang intensive acne care, aku jadi penasaran buat cobain rangkaian lainnya. Aku jadi beli lotion jerawat sama masker jerawat.

Katanya sih bedanya intensive acne care sama lotion jerawat itu kalo intensive acne care lebih buat jerawat yang besar-besar. Sedangkan yang lotion jerawat itu buat bruntusan. Gitu sih kata BA nya. Kalo salah, yaudah benerin plis.

Gilak aku kemana aja selama ini habisin uang ratusan ribu buat menghalau jerawat, ternyata ada produk lokal dengan harga super terjangkau yang ampuh membasmi jerawatku. Akhirnya jawaban atas segala doa.


HAIR


Pantene Pro V 3 minutes miracle conditioner (total damage care)
The best conditioner yang pernah aku coba selama ini. Sekali coba aku langsung love love. Bahkan herbal essences favoritku itu kalah sama ini. Ini menurutku sih.

Makarizo Hair Energy Scentsations Morning Dew
Produk ini aku beli karena penasaran aja. Ternyata wanginya enak dan tahan lama. Kalau kamu tipe orang yang suka khawatir kalau orang lain bisa nyium aroma rambutmu kayak aku, kamu mesti coba ini. Praktis banget masukin tas, kalau mulai panic attack tinggal semprot-semprot di rambut lalu kibas. :))


BODY


Redwin Sorbolene Moisturizer [Review]
Ini tube ke 2. Yang pertama aku dikasih sama Redwin buat kepentingan lomba review produk. Tapi ternyata aku cocok banget sama produk ini. Akhirnya aku beli deh. Seriusan aku rekomen banget buat yang kulitnya super kering dan sensitif.


Nah udah gitu aja sih haul + freebies ku bulan Februari-Maret, aku nggak belanja makeup banyak selama dua bulan ini. Kayaknya lebih banyak ke skincare ya. Bulan bulan sebelumnya aku lumayan impulsive. Semoga bulan bulan berikutnya aku lebih rajin buat update haul

Pixy Highlight & Shading

Friday, March 25, 2016


Jadi ceritanya, akibat komen temen-temen di youtube channelku yang ngasih rekomendasi tempat beli kosmetik di sekitaran Rungkut (daerah rumahku) itu di toserba Rungkut Jaya, akhirnya aku kesana deh. Tempatnya juga nggak jauh dari rumahku, cuma karena agak susah parkir mobilnya soalnya di dekat lampu merah, jadi selama ini aku nggak pernah kesana. 

Dan iya lhooo beneran aku langsung lost rasanya pengen comot-comot makeup, dan menurutku mbak-mbak BA disana juga tipe yang ngasih info tapi nggak maksain. Jadi aku bisa santai tanya tanya, coba, dan lihat yg lain.

Singkat cerita (singkat apanya, udah paragraf 3) aku pas di depan konternya Pixy, ada satu produk yang aku nggak pernah lihat, yaitu Pixy Highlight & Shading ini. Aku tanya dong sama mbak BA-nya, dan dia bilang kalau ini memang produk baru. Ya udah, angkut! 

Harganya? Tuh bisa lihat di foto bawah, masih tertera harganya. IDR 35.600,- Seriusan, ini harga termurah yang aku tau buat produk semacam ini. 


Packagingnya mirip sama Make Over Contour Kit ya? 

Terbuat dari plastik, percayalah begitu kamu pegang kamu bakal merasa packagingnya ringkih. Ukurannya cukup besar, sebesar compact powder deh. Dilengkapi dengan kaca juga. Oh ya tapi ini nggak dilengkapi aplikator bawaan. Kamu harus punya brush sendiri.


Lihatlah dia tipis banget kan? Nggak mungkin ada aplikator bisa nyempil dibagian bawahnya :p




Dibandingkan sama Make Over Contour Kit, warna shadingnya Pixy ini lebih warm. Sedangkan yang makeover itu lebih merah. Kalau menurutku sih, Pixy ini jatuhnya jauh lebih natural di kulitku daripada yang makeover.

Highlightnya Pixy ini ternyata translucent dan mengandung shimmer, tapi halus banget. Kalau dicolek gini kelihatan putih banget ya? Tapi kalau diratakan di wajah, langsung transparan kok. 

Menurutku kalau kamu mengharapkan highlight yang glowing banget, kamu mendingan pakai highlighter beneran deh yang semacam Mary Lou Manizer dan para dupesnya. Soalnya fungsi highlight di produk Pixy ini cuma buat memberi dimensi aja. 

 
keliatan nggak sih shading pipi & hidungnya?

Overall, aku suka sama produk ini. Kalau makeover contour kit terlalu merah, dan NYX highlight & contour powder terlalu gelap menurutku, Pixy Highlight & Shading ini just right. Warnanya lebih natural. Tapi ini menurutku loh ya, namanya juga selera.

Daaaaan... harganya murah banget! 

Aku nggak tau ya, apakah di semua konter Pixy udah ada produk ini. Soalnya setauku ini produk baru banget. Yang jelas kalau kamu tertarik buat punya produk ini, selamat hunting! 


Kesimpulan
  • Shading warm
  • Highlight translucent + shimmer halus
  • Include kaca
  • Nggak include aplikator
  • Packaging agak ringkih
Harga: IDR 35.600

Kalau mau, nonton versi videonya juga ya!


Misslyn ColorTherapy Event Report

Wednesday, March 23, 2016

Kalo lagi suntuk gini, rasanya pengen kabur. Untungnya berkat ce Lina dan ce Mindy, aku jadi tau mau kabur kemana. Aku kabur ke acaranya Misslyn Color Therapy. Lumayanlah event report sekalian refreshing. Bahagia. Terimakasih cece :*


Jadi, tanggal 19 Maret kemarin beberapa beauty blogger Surabaya diundang oleh Misslyn untuk menghadiri event mereka yaitu Blogger Gathering yang akan membahas mengenai Color Therapy. Seriusan, datang doang udah kayak terapi mata.

Gimana enggak, lucu lucu banget dekorasinya. Cewek banget, warna-warni pastel yang bikin mata bahagia. Or is it just me, gara-gara kelamaan locked di dalam kamar *cry





tester produk Misslyn, super love their eyeshadows!

As you can see, varian warna lipstik, eyeliner, eyeshadow, dan nail polish dari Misslyn ini banyak banget. Nah, taukah kamu bahwa warna bisa menjadi terapi mood mu? Inilah tema yang diangkat oleh Misslyn pada acara kali ini.



Disini dijelaskan bahwa sadar atau nggak, ternyata pemilihan warna yang kamu gunakan dalam bermakeup itu memiliki kolerasi dengan karaktermu. Misal aja nih, aku suka sih lihat warna pink, tapi aku nggak pernah pakai lipstick soft pink karena aku merasa nggak aku banget. Aku lebih memilih warna warna bold seperti merah karena bikin aku lebih percaya diri.

Nah, warna merah dalam budaya Tionghoa melambangkan kebahagiaan. Dan warna merah sendiri katanya dapat memberikan efek positif pada pemakainya. Jadi, kalau kamu suka gelisah kayak aku, warna merah itu ternyata kayak memberi power supaya lebih percaya diri. 

Setelah penjelasan soal color therapy, ada games seru. Yaitu "mewarnai" face chart. Jadi kami semua diberi face chart dan kami 'mendandani' nya dengan kosmetik beneran. Ya dibedaki, dikasih eyeshadow, di lipstikin. Kami dibebaskan untuk berkreasi mendandani face chart tersebut.


Kayaknya aku yang paling cepat selesai deh. Soalnya semua pada serius banget ngerjakannya. Aku juga serius sih, tapi cepat bosan :)) Apalah anak DKV tapi cepat bosan mewarnai. Di look ini aku nggak tau ini temanya apa, aku cuma bikin look yang memungkinkan buat kupake beneran di mukaku.

Aku pilih eyeshadow shimmery hijau di bagian kelopak mata, warna coklat untuk transisi di bagian crease, dan hitam campur abu-abu buat di outer corner. Terus pakai winged eyeliner. Untuk lipstiknya aku memilih 2 warna, bagian luar aku pakai warna merah dengan hint orange, dan di bagian dalamnya yang lebih muda. Di bagian pipinya aku pakai Terracotta powder, dan blush on yang agak orange.


Eh ternyata aku menang 3 terbaik loh.... lumayan dah dapet voucher 100.000 

meet Gadis!

Entah kenapa Gadis selalu berhasil memergoki tingkah randomku. Kenapa Dis, kenapa??

Setelah itu kami semua ke Booth nya Misslyn, buat foto-foto dan belanjain produk pakai voucher sih muehehehe... Soalnya vouchernya cuma berlaku hari itu aja sih. Aku pengen nunjukin aku belanja apa aja, tapi kayaknya digabung jadi satu aja ya di post haul?

Mau nggak aku bikin post haul? Aku nggak pernah bikin post haul sih, tapi pengen sih sekali-sekali. Untuk menunjukkan betapa impulsive nya aku -__-" Parah ternyata. 


Goodie bag nya misslyn cuanet. Gelas yang isinya lipstick, nail polish, dan eye shadow! Sampai sekarang  belum aku bongkar, cuma aku lihatin sambil senyum-senyum. Seneng nggak sih lihatin barang yang terbungkus rapi?

Terimakasih Misslyn atas undangannya, acaranya menyenangkan sekali. Dan jajannya enak............ hehe.

credit: Ce Mindy's Blog

NYX Eyeshadow Base Pearl

Thursday, March 17, 2016


Pada suka ngeluh nggak, kenapa eyeshadow A warnanya kurang vibrant padahal di pan warnanya cakep? Nah disaat itulah kamu butuh eye base. Eye base ini fungsinya untuk membuat warna eyeshadow lebih keluar dan lebih gampang di blend.

Hari ini aku akan review eye shadow base dari NYX yang aku dapat dari Sociolla.

NYX eye shadow base ini ada 3 shade; white, pearl, skin tone. Tiap shade punya fungsi sendiri-sendiri. White untuk warna yang lebih vibrant, pearl untuk warna eyeshadow lebih berkilau (terutama untuk eyeshadow shimmer), dan Skintone untuk warna yang lebih keluar dan tahan lama. 

Punyaku ini yang pearl


Packagingnya terbuat dari kaca berbentuk jar. Aku nggak sukanya packaging modelan begini nih, bukan masalah higienis atau enggaknya. Karena kalo nggak mau berkuman karena tangan, ya pake cotton bud/spatula napa. Tapi aku nggak sukanya itu, bikin produk cepet keringnya. Tapi namanya juga cream, mau di kemas gimana lagi coba? Kalo pencetan, namanya liquid. 

Ye gak, para protester packaging? :))

Kalau dari jar-nya, nggak kelihatan kalau ini pearl. Pas buka, kayak "mana pearl-nya ne? Putih gini." Tapi begitu aku swatch di tangan, oooooooo........ bling bling cekintirrr. Bakal oke banget nih buat para eyeshadowku, bakal terlihat lebih cling.

Oh ya btw aku suka eyeshadow yang bershimmer, jadi rata-rata eyeshadow yang aku punya itu bershimmer. Soalnya hmm kenapa ya? Seneng aja sih. Elah, kalau suka harus banget ada alasan? harus, bang?


Tuh lihat, shimmery banget kan? 

Eyeshadow base ini cepet banget nge-set nya. Jadi aku sarankan begitu apply di kelopak mata, langsung segera di baur. Dan jangan terlalu banyak pakainya, sedikit aja udah cukup karena nanti kelopak matamu bakal terlihat bling bling banget kayak disco ball.

Kalau kamu berpikir untuk pakai ini sendiri aja (tanpa eyeshadow), yaaa... sembarang sih, tapi ini translucent jadi nanti mata kamu cuma terlihat gemerlap tanpa alasan. 

kiri: with NYX eyeshadow base | kanan: without base

See? Dengan penggunaan NYX Eye shadow base pearl, warna eyeshadowku terlihat lebih vibrant dan shimmernya lebih pop. Kayaknya aku bakal sering-sering pakai ini supaya eyeshadow shimmerku lebih gonjreng. Asek.

Aku cobain di kelopak mataku buat penggunaan eyeshadow, tapi aku lupa motretnya. Dan mau motret lagi aku nggak sempet soalnya jangankan dandan, tidur aja nggak sempet. Jadi jangan marah yak.

Tapi aku ceritain aja deh, eye base ini bikin eyeshadowku lebih gampang di blend. Dan di aku sih nggak bikin crease (waktu itu aku pakai sekitar 4 jam). Kelopak mataku nggak oily, jadi selama 4 jam yang berharga itu eyeshadownya stay still.

Mungkin buat kamu yang kelopak matanya oily, kamu perlu eye primer sebelum pakai eye base ini. Karena sebenarnya, eye base ini fungsinya cuma biar eyeshadow kamu warnanya lebih vibrant. Sedangkan eye primer, mempersiapkan kelopak matamu supaya nggak terjadi creasing dan tahan lama. 

Paham? Nggak? Nangis nih.

Kesimpulan:
  • Cepat nge-set nya
  • Translucent
  • Warna eyeshadow lebih vibrant
  • Lebih menempel
  • Nggak lengket
  • Nggak bikin crease (at least di aku)


Kalau kamu pengen beli eyeshadow base ini juga dan nggak tau mau beli dimana (atau tau tapi mager), kamu bisa beli di Sociolla dan kamu bisa pakai voucher kode-ku untuk dapat potongan harga 50.000 

Nggak cuma eye base ini doang sih, kamu bisa belanja kosmetik lainnya kok. Cus, mumpung masih berlaku.


Purbasari Lipstick Color Matte 87

Wednesday, March 9, 2016


Aku jadi inget beberapa waktu yang lalu waktu hang out sama Nindy, aku bilang ke dia kalau aku nggak pengen-pengen banget beli lipen Purbasari. Beneran aku nggak niat. Baca review para blogger dan lihat para kawan heboh sama lipen ini, aku sudah cukup puas. 

Lagipula, barangnya agak susah dicari. Sama kayak jaman beberapa waktu lalu pas lipen Just Miss tetiba ngehits, dan semua stock di stroberi jadi terbatas. Cuma purbasari agak lebih parah ya OOS nya. Dan aku malas berusaha mencari.

Kapan itu aku iseng masuk Guardian, baru melangkah masuk doang udah ditanyain "Ada yang bisa dibantai dibantu kak?" Aku ngasal aja jawab "Purbasari ada mbak?" Kemudian aku arahkan ke rak purbasari yang mana cuma.... di depan kasir dan cuma ada 2 warna doang.

Sebenernya bisa aja aku bilang "oh yaudah yang aku cari nggak ada warnanya." Tapi, harganya 28.500! Ini harga termurah yang aku temuin. Ya udah lah aku ambil yang nomor 87 - Zamrud.


Soal packagingnya, lipstick ini dilengkapi dus. Which is... I love it. Aku kasih tau ya, aku rada terobsesi sama kardusnya kosmetik. Nggak ada satupun kardusnya produk kosmetik/skincare ku yang aku buang (makanya lemari makeupku penuh banget kayak rombeng). Jadi kalau produknya habis, nanti bakal aku destroy bareng sama kardusnya. Setidaknya meminimalisir pemalsuan kosmetik.



Packagingnya terbuat dari plastik hitam, kalau kamu lihat terkesan mewah. Tapi kalau dipegang, kamu paham mengapa ini lipstik harganya murah banget.

Bisa kubilang kalau packagingnya ringkih, ringan banget. Dan waktu muter bulletnya, agak oglak aglik aduh apa ya bilangnya? Kayak takut kamu tinggalin copot gitu. Tapi seriusan aku suka sama tutupnya, soalnya bisa 'klek' gitu. Rapat. Dan packagingnya juga ramping, nggak bulky.


Di bullet nya, warnanya terlihat dark plump dengan hint kemerahan. Tapi begitu di swatch di tangan, ternyata lebih ke fushcia atau agak-agak pink fanta gitu deh kalau kamu bingung mendefinisikan warna fushcia.

Kalau kamu perhatikan pada foto di atas ada 2 titik putih di tanganku. Yup, lipstick ini matte shimmer. jadi agak ada glitternya gitu deh. Tapi nggak ketara banget kok kalau dipakai.

Jujur aja, waktu aku aplikasikan di bibir itu agak seret. Tapi itu gara-gara aku nggak pakai lipbalm sih. Aku agak sewot pas pertama ngeswipe di bibir soalnya warnanya agak skip gitu. Eh sekalinya aku udah berhasil pakai rata se bibir, aku mulai paham kenapa orang-orang menggilai lipstick ini.

Ini lipen beneran ringan banget padahal aku pakai berlayer-layer loh. Biasanya lipstik kan (meskipun finishingnya juga matte) kalau dipakai berlapis-lapis itu rasanya berat dan agak lengket. Ini nggak dong. Finishingnya matte powdery, jadi bibir atas sama bawah itu nggak terasa pengen nempel. 


Oh iya, lipstick ini ada aromanya. Aroma manis-manis bubblegum, tapi nggak mengganggu dan nggak bikin pusing. Cukup nyaman buat dipakai. Daya tahannya juga lumayan oke. Aku pakai jalan-jalan selama 5 jam including makan donat, makan ayam, masih bertahan aja ini lipen. Ya memudar sih, tapi nggak ilang banget.

Kissproof? Not really. Kalo kamu cuma di sedotan, nggak transfer. Tapi kalau kamu uyel-uyel di punggung tangan, ya nempel.

Overall, aku suka sama lipstick ini. Formulanya oke banget dah. Harganya juga yaaa... terjangkau lah. Kalau disuruh beli lagi, ya mungkin aku bakal beli lagi seandainya gampang dicarinya. Atau ada yang mau endorse-in warna lainnya sis? wkwk #laribawabeha

Kesimpulan
  • Matte powdery finish
  • Soft shimmer
  • Packaging agak ringkih
  • Packaging ramping & terkesan mewah
  • Daya tahan oke
  • Ada aroma manis
  • Ringan banget!
  • Nggak terasa mau nempel padahal dipakai berlayer-layer
  • Not so kissproof, tapi sedotan proof wkwk
Cons
Ringkih
agak seret

Harga
aku belinya sih IDR 28.000

Post OOTD?

Friday, March 4, 2016

"Kak fashion tips dong kak..."

Entah sudah berapa permintaan soal fashion tips yang aku abaikan dari dedek dedek gemash yang baca blogku atau buka youtube channelku. Bukan karena apa ya, aku ini memang termasuk tipe yang cuek soal fashion, jadi aku bingung juga mau kasih tips apa.

Seriusan, cuek banget.

foto ter OOTD yang aku punya wkwk
Outer: The Executive | Tank Top: unbranded | Jeans: Nevada
Shoulder Bag: Something Borrowed (ZALORA)
Wedges: Montego Bay Club

Aku jarang banget beli baju baru, tas baru, sepatu baru. Untuk produk fashion, aku lebih memilih untuk beli sesuatu yang multipurpose alias bisa aku pakai nggak cuma di satu acara, tapi bisa aku pakai di situasi apapun.

Misalnya nih, aku kepengen beli blazer. Aku bakal beli blazer yang bisa aku pakai buat ke kampus, bisa buat acara resmi, dan bisa kupakai buat aku hangout. Jadi aku nggak misahin baju mana buat pergi, mana buat kondangan, mana buat ke kampus.

Dan karena itulah aku jadi nggak impulsive kalau beli baju/tas/sepatu. Aku beli kalau aku benar-benar suka sama modelnya dan kualitasnya bagus (soalnya aku bakal sering pakai). Aku nggak masalah meskipun harganya bisa dibilang agak tinggi yang mana aku harus nabung atau membujuk ibu (lol) karena yaaa pasti bakal aku pakai dalam jangka waktu yang lama sampai aku beli baru lagi.

Kalo aksesoris gimana mbak?

Jujur sajalah aku ini risih pakai aksesoris. Apa ya... nggak fleksibel gitu rasanya. Gelang-gelangan kemrincing itu menurutku cocok kalau dipakai kondangan doang, dan dia akan tergeletak tak berguna di laci mejaku dikala aku pergi kuliah. Kasian kan.

Ada satu gelang yang selalu aku pakai tiap malam: karet gelang bekas buka bungkus tahu tek. Wkwk. Btw aku addicted banget sama tahu tek. Entah kenapa.

Oh ya tapi ada pengecualian. Di beberapa foto atau videoku, kamu pasti lihat aku pakai jam tangan warna coklat. Nah itu, aku cuma bisa pakai jam tangan. Satu-satunya aksesoris yang aku suka dan aku bakal belain buat beli adalah jam tangan.

ter-candid
Long sleeve T-Shirt: lupa, kayaknya GAP | Shoulder bag: New Look
Watch: ZALORA

Kenapa? Soalnya ya siapa yang nggak butuh jam? Mau kamu sekolah, jalan-jalan, kondangan, jogetan, kamu pasti butuh lihat jam. Nah, kan ribet kalau harus buka-buka handphone buat lihat jam. Enakan udah nempel di pergelangan tangan.

Aku tuh suka model jam yang analog. Aku nggak suka jam digital soalnya aku malas memikirkan jam 17.00 itu jam berapa dalam kehidupan nyata. Kadang kalau lagi sliwer gitu aku suka salah, jam 17.00 aku pikir jam 7 malam padahal masih jam 5 sore.

Aku juga suka yang tampilannya simple tapi elegan. Ya semacam Daniel Wellington di Zalora itu lah


Aku naksir yang hitam sebelah kanan itu btw. Fix itu perfect banget sampe mangkel.

Ya gitu deh. Sekarang kamu tau kan kenapa aku nggak punya foto OOTD di feeds instagramku? Karena aku ini memang menggunakan apapun yang ada dengan sebaik-baiknya dengan tempo yang selama-lamanya.

Lebih bagus lagi kalau barang itu ada garansinya wkwk.

Jadi, tips fashion apa yang bisa aku berikan? Berhematlah nak. Kalau bisa, belanjalah di Zalora aja karena banyak diskon dengan kualitas barang yang bagus. Sisanya uangnya? Gunakanlah untuk beli makeup yang banyak. *Lari*