Destinasi Wisata Religi Di Ubud

Wednesday, October 5, 2016

Pernahkah Anda tertarik untuk mengunjungi tempat wisata religi di suatu daerah? Atau mungkin Anda salah satu wisatawan yang gemar mengunjungi obyek wisata religi? Memang tempat wisata atau obyek wisata religi tidak sekedar memberi hiburan mata, tetapi ada muatan yang bisa diambil masing-masing pengunjung. Meski banyak juga pengunjung yang hanya datang untuk jalan-jalan atau sekedar melihat keindahan obyek wisata tersebut. 

Nah, sebagai informasi destinasi wisata religi yang patut Anda kunjungi, salah satunya Ubud Bali. Di sini selain terkenal sebagai Desa Seni, juga cukup terkenal wisata religinya. Karena itu Ubud salah satu wilayah Bali yang banyak diminati wisatawan lokal dan asing, membuat penginapan di Ubud semakin banyak. Jika suka dengan penginapan yang memiliki veiw pegunungan dan sungai, Anda bisa memilih Alila Ubud yang bias anda pesan melalui situs Traveloka.com.

Sumber: alilahotels.com
Sebuah resort yang memiliki paduan disain kotemporer dan arsitektur khas tradisional Bali, berada di tepi sungai Ayung dan menghadap gunung Merapi. Suasananya tenang, cocok untuk liburan yang menginginkan ketenangan jiwa. Apalagi bagi Anda yang bertujuan ke Ubud Bali untuk wisata religi. Yuk, mulai menuju obyek wisatanya. Anda bisa menyewa sepeda atau motor untuk berkeliling loh, karena Ubud tidak luas.

Ubud Monkey Flores

Ubud Monkey Flores merupakan landmark’nya Ubud, jika Anda mengunjungi Ubud Monkey Flores akan disuguhkan suasana hutan yang hijau, banyak terdapat monyet yang dilepas bebas. Setelah memasuki kawasan ini baru memahami mengapa Ubud Monkey Flores termasuk obyek wisata religi, karena di sini ada komplek candi yang sangat disucikan oleh masyarakat Ubud.

Sumber: dananwahyu.com
Candi yang masih aktif digunakan sebagai tempat upacara adat umat Hindu, bahkan konon ratusan monyet yang terdapat di lokasi candi tersebut merupakan penjaga candi dari roh-roh jahat. Filosofi yang terdapat di Ubud Monkey Flores adalah menjaga keharmonisan manusia dengan alam sekitar dan Tuhan. Anda bisa menikmati keindahan candi dan panorama hutan, termasuk bercengkrama dengan monyet-monyet di sana, namun harus hati-hati.

Goa Gajah

Berikutnya bisa meluncur ke wisata religi Goa Gajah. Konon, goa ini merupakan tempat semedi atau pertapaan para pemuka agama Hindu. Sama seperti Ubud Monkey Flores, kesannya tenang dan teduh saat memasuki kawasan wisata ini. Anda bisa melihat keindahan seni patung yang menghias pintu masuk goa, termasuk beberapa patung yang terdapat di sekitar Goa gajah yang memiliki filosofi tertentu.

Sumber: en.wikipedia.org
Di pelataran goa terdapat kolam dan arca yang mengeluarkan air dengan suara gemericik menenangkan. Kemudian saat memasuki dalam goa yang tidak terlalu luas, terdapat beberapa tempat untuk melakukan tapa atau semedi. Mengunjungi Goa Gajah merupakan perpaduan wisata religi, sekaligus kekayaan seni patung khas Bali yang layak dilestarikan keberadaannya.

Pura Taman Saraswati

Jangan sampai tidak menapakkan kaki ke sini ya. Pura Taman Saraswati atau seribu pura keberadaannya sangat menonjol karena terletak di pusat Ubud. Saat Anda memasuki area Pura akan melalui kolam teratai, jika musim berbunga, indah dan artistik sekali. Pura ini digunakan sebagai tempat pemujaan Dewi Saraswati, Dewi yang dipercaya umat Hindu sebagai Dewi yang menguasai ilmu pengetahuan, seni dan sastra.

Sumber: gedemahaputra.wordpress.com
Kepercayaan tersebut didukung oleh keberadaan Ubud sebagai Desa Seni, di mana beragam seniman lahir dari desa tersebut. Selain tempat pemujaan, di Pura Taman Saraswati setiap Kamis malam akan ada pertunjukan Tari Kecak. Tari yang merupakan adaptasi dari tarian sakral mengusir penyakit dan bala, yakni Tarian Shangyang. Anda bisa menyaksikan bagaimana dasyatnya Tari Kecak yang membuat penarinya trance.

Kuil Tirta Empul

Wisata religi Anda belum lengkap jika belum mengunjungi Kuil Tirta Empul, karena kuil ini merupakan kuil yang dianggap masyarakat umat Hindu sebagai kuil paling suci di Bali. Terdapat tempat ibadah dan pemandian yang dibangun dengan latar belakang kisah mitologi. Konon, mata air di Kuil Tirta Empul berasal dari tombak Bathara Indra yang ditancapkan ke tanah sehingga dipercaya sebagai air suci.

Makanya di Kuil Tirta Empul selain beribadah, juga tempat pemandian air suci. Ritual mandi tersebut dinamakan Melukat. Jika mengunjungi kuil ini, Anda bisa mencoba membersihkan diri di air suci, karena pengunjung diperbolehkan mandi dengan mengikuti tata cara Melukat. Rasakan sensasi airnya yang dingin dan jernih. Benar-benar air murni yang tidak terdapat di kota besar.

Setelah mengunjungi beberapa wisata religi di atas, tentu Anda merasakan kekaguman tersediri. Apalagi jika Anda masih punya banyak waktu di Ubud, bisa lebih banyak lagi mengunjugi wisata religi lainnya. Tentu saja jangan lupa untuk tetap memperhatikan asupan agar perjalanan Anda lancar. Di Ubud banyak juga tempat kuliner enak yang bisa dikunjungi, antara lain: Alchemy, Bebek Bengil, Warung Nasi Betutu, dan lain-lain. So, selamat berwisata!

3 comments:

  1. dittt, aku baca ini kayak bukan kamu yang biasanya :o kalimatmu formal banget sih~

    ReplyDelete
    Replies
    1. hahaha iya sih, cuma biasa aja dit~ kamu pake kata 'anda' duh berasa gimanaaa gitu

      Delete